(Global Warming) Pemanasan global dipicu oleh kegiatan manusia terutama yang berkaitan dengan penggunaan bahan bakar fosil (BBF) dan kegiatan alih-guna lahan. Kegiatan tersebut dapat menghasilkan gas-gas yang makin lama makin banyak jumlahnya di atmosfer.
Gas-gas tersebut di antaranya adalah karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oksida (N2O). Gas-gas tersebut memiliki sifat seperti kaca yang meneruskan radiasi gelombang pendek atau cahaya matahari, tetapi menyerap dan memantulkan radiasi gelombang panjang atau radiasi balik yang dipancarkan bumi bersifat panas sehingga suhu atmosfer bumi meningkat. Berada di bumi yang diliputi gas-gas tersebut bagaikan di dalam rumah kaca yang selalu lebih panas dibandingkan suhu udara di luarnya. Oleh karena itu, gas-gas tersebut dinamakan gas rumahkaca dan pengaruh yang ditimbulkan dikenal dengan nama efek rumahkaca yang selanjutnya menimbulkan pemanasan global dan perubahan iklim serta rentetan dampak lain di planet bumi.
Fakta-fakta
Ilmuwan yang mengamati perubahan pada lautan es ini mencatat terjadinya peningkatan panas dua kali lebih cepat dibandingkan pemanasan di tingkat global. Sejak tahun 1980, samudera es yang terletak Arktik yang berada di wilayah Eropa telah mencair antara 20-30 persen.
Pegunungan Alpens yang tadinya sebagian besar diselubungi salju mengalami kemerosotan deposit salju yang parah. Delapan dari sembilan area gletser/glacier menunjukkan derajat kerusakan yang signifikan dan dalam kurun waktu satu abad sudah kehilangan sepertiga dari wilayah es.
Salju di puncak gunung tertinggi di Afrika, Kilimanjaro, setiap bulannya meleleh tak kurang dari 300 meter kubik. Gunung yang terletak di Tanzania ini menderita kebotakan salju parah bilamana membandingkan foto udara yang diambil pada tahun 1974, 1990, dan 2001. Dalam periode satu abad pengamatan, salju di puncak gunung itu meleleh hingga mencapai 82%.
Tips Praktis cegah Global Warming
- Gunakan peralatan pendingin (AC, Kulkas, Dispenser, Chiller, dlsb) yang menggunakan refrigerant yang ramah lingkungan (R407C, R134A, dlsb)
- Lakukan penggantian (retrofit) refrigerant dari yang tingkat ODP tinggi ke refrigerant yang ramah lingkungan.
- Sehemat mungkin menggunakan kertas (dibutuhkan beberapa pohon utk 1 eksemplar koran, kertas dll) sehingga penggundulan hutan tidak terjadi. Membaca Koran, majalah on-line akan sangat membantu.
- Gunakan kendaraan ber "cc" rendah khususnya diperkotaan dimana sering terjadi kemacetan.
- Biasakan tindakan praktis menggunakan listrik dan energi yang tidak terbarukan.
- Mulailah beralih kepada penggunaan energi-energi alternative yang terbarukan.
Go!...Go!... 
 |